Rinduku di Riam Mangkikit

11 Mei 2016

Kutitip rindu di riam-riam, di batu-batu
Entah berapa tanjung sudah dilewati
Entah berapa talok disusuri
Pasti kupetik
Satu-persatu saat pulang nanti

Kata ayah;
“Pabila jala sudah dilempar-jikalau sangkut-maka haram tak diselami”

Seorang berkata;
“Pabila rindu sudah ditebar-jikalau pisah- maka haram tak didendami”

Akan kubawa pulang beribu rindu dan sejuta dendam padamu
Yang kutitip di riam-riam, di batu-batu

Diantara riuhnya Riam Mangkikit DesaTumbang Kalemei, 7 Mei 2016

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: