Saatnya Untuk Bangun

22 Agustus 2011

Dua tahun ternyata bukan waktu yang sebentar untuk vakum mengupdate blog lusuh ini. Hingga akhirnya berapa minggu yang lalu saya bernostalgia menjadi blogwalker dan bertemu penulis yang dalam ukuran saya cukup “mengairahkan”. Sebut saja Rusnani Anwar namanya. Walau blognya masih minim pembaca tapi konsistensinya dalam menulis sungguh saya acungi jempol (empat jempol yang saya punya). + 200 posting dalam kurun waktu dua tahun dengan tema beragam akhirnya meluluhkan kemalasan saya dalam menulis. Perempuan 19 tahun ini punya talenta menata bahasa yang indah dan cerdas, pandangan-pandangannya di luar kebiasaan gadis seumurannya, bahkan bagi saya sekalipun materi yang diungkapnya sebagian besar bertema berat (atau saya yang memang bodoh :D ).

Tidak dengan maksud memuji secara berlebihan, sebab tidak saya pungkiri kalau penulis yang hebat itu banyak. Ini hanya wujud dari bagaimana saya mentertawakan diri sendiri. Dimana dengan hanya menulis beberapa postingan dalam dua tahun terakhir saya sudah mengaku ke sana kemari kalau saya ini adalah sastrawan, lalu dengan bangganya memamerkan rencana novel yang tak jadi-jadi. Tidak ada kata yang lebih tepat selain mengakui kalau saya memang pemalas, banyak alasan dan sedikit congkak. Dan gadis 19 tahun itu yang akhirnya membuktikan kalau saya bukanlah apa-apa.

Sepertinya selama ini saya tidak sadar kalau saya ketiduran.

One Response to “Saatnya Untuk Bangun”


  1. Saya semacam terpanggil untuk bermain ke blogmu dan benar saja, saya tengah digosipkan di sini :D
    Selamat datang kembali, yang baru saja tertidur lama!


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.